AROGANSI JALANAN

1 comment
Perjalanan mudik kemarin adalah perjalanan mudik yang kesekian kali yang saya lakukan. Meski sudah sering saya lakukan, tetap saja memberikan pengalaman baru untuk saya. Salah satu pengalaman yang menarik adalah saat mobil yang saya tumpangi hampir diserempet oleh bus antar kota dari arah berlawanan. Herannya, meski saya sudah mengalah dengan turun ke bahu jalan, tetap saja moncong bus nyaris mencium mobil saya. Tak tanggung-tanggung, tiga kali saya mengalami kejadian serupa. Benar-benar sport jantung! Yang saya ”kagumi” dari kejadian tadi adalah kenapa bus yang ukurannya lebih besar tidak bisa sedikit mengalah pada yang lebih kecil seperti mobil saya. Benar-benar arogan.

Arogansi tidak hanya bisa kita lihat di jalanan. Kalau kita mau lebih sedikit peka dengan lingkungan sekitar, kita akan melihat banyak sekali arogansi jalanan yang terjadi. Tidak percaya? Kita ambil contoh di dunia kerja. Sudah jadi rahasia umum, bila ada pegawai junior yang berprestasi, maka pegawai senior yang tidak punya kelapangan dada mendadak menjadi mirip bus antar kota. Arogansi dimulai. Sok jadi bos dan gak pernah mau disalahkan. Sok main perintah tapi gak mau kerja. Bila perlu, pegawai junior dibuat menyingkir dari kantor. Ujung-ujungnya pegawai junior yang mulai membangun karir dan butuh mentoring dari seniornya jadi rontok duluan.

Sebenarnya, kalau saja kita mau berbagi dengan orang lain dan mau mengalah sedikit saja, hidup pasti akan lebih menyenangkan. Tak ada sakit hati. Tak ada caci maki. Membuat orang lain marah dan mencaci maki, itu saja sudah cukup membuat pandangan Tuhan pada kita jadi jelek. Tak ada yang lebih menyenangkan saat orang lain tersenyum karena kebahagiaan yang kita berikan. Tidak perlu hadiah mahal untuk membuat orang lain bahagia. Cukup dengan sedikit mengalah dan tidak perlu jadi arogan. That’s it!
AROGANSI JALANAN
  • Judul : AROGANSI JALANAN
  • Penulis :
  • Kategori :
  • Rating : 100% based on 10 ratings. 5 user reviews.
Item Reviewed: AROGANSI JALANAN 9 out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

Komentar Terbaru

Just load it!