My “OR”… My “AND”…..

No comments
Selalu ada pertanyaan menarik di akhir sesi training atau seminar yang saya isi. Salah satunya adalah “Mas…..(suer! Ternyata saya masih layak dianggap “Mas”…..heuheuheu), mana yang lebih baik, jadi pelajar atau jadi pengusaha?” Mmmmm…pertanyaan menarik yang harus berhati-hati dalam menjawabnya.

Ok. Ini sudut pandang saya sekaligus jawaban yang saya berikan pada pertanyaan tersebut.

Saya selalu percaya bahwa hidup adalah pilihan. Mau jadi baik atau jahat, itu pilihan kita. Mau jadi guru atau polisi, itu pilihan kita. Intinya, kita harus memilih salah satu di antara sekian banyak pilihan.
Tapi di lain sisi, ada ruang yang diberikan oleh Allah Yang Maha Baik untuk kita mengambil semua pilihan dalam waktu yang bersamaan selama kita sanggup untuk menjalaninya.

Ok, kita ambil contoh salah satu teman saya. Dalam waktu yang bersamaan, dia kuliah di dua fakultas yang berbeda di dua kampus yang berbeda. Mengambil fakultas ekonomi di salah satu kampus swasta terbaik di Surabaya dan fakultas hukum di kampus negeri terbaik di Surabaya juga. Dia melakoninya selama 5 tahun. Dan Alhamdulillah, lulus keduanya dengan IPK di atas 3. Saat ini dia membuka kantor pengacara yang fokus pada masalah bisnis.

Atau contoh lain terkait peribahasa, “Bagai buah simalakama, dimakan bapak mati, tidak dimakan ibu mati”. Nah, ini kan pilihan yang dilematis. Ketimbang saya memilih salah satu, bapak atau ibu, kenapa saya tidak mencoba “memanipulasi” kedua pilihan itu dengan membuat jus buah simalakama. Saya tidak memakannya, tapi buah simalakama tersebut tetap masuk ke dalam perut saya. So, InsyaAllah bapak dan ibu saya tetap hidup. Saya ambil resiko untuk memilih keduanya. Tapi pertanyaan lain akan timbul, “Beli dimanakah buah simalakama tersebut?” Haisssssssshh!

Jadi, selama penanya tersebut memiliki kemampuan untuk menjadi pelajar yang baik dan pengusaha yang tangguh, kenapa gak ambil keduanya? Bersekolah sambil berbisnis. Banyak kok yang bisa melakoni keduanya. Dan sukses dikeduanya.

Tapi bila, kemampuan kita terbatas untuk ambil beberapa atau semua pilihan yang tersedia, pilih satu saja, dan fokuslah pada pilihan tersebut.

Inti semua ini adalah “Tau Diri”. Kalo kemampuan terbatas, pilihlah salah satu pilihan yang tersedia. Bila yakin punya kemampuan lebih, kenapa gak nyoba ambil beberapa atau semua pilihan dari pilihan yang tersedia.


So, mana yang cocok buat kamu “OR” atau “AND”?
My “OR”… My “AND”…..
Item Reviewed: My “OR”… My “AND”….. 9 out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

Komentar Terbaru

Just load it!